Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan telah mendeteksi 34 titik panas tersebar di Provinsi Kalimantan Timur.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Diyan Novrida, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Sebanyak 34 titik panas ini terpantau sepanjang Sabtu, hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 WITA,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa informasi sebaran titik panas telah tersampaikan ke pihak terkait. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi dan kabupaten agar dapat melakukan tindakan lebih lanjut.
Meskipun sudah memasuki musim hujan, beberapa kawasan masih belum menerima hujan dalam beberapa hari. Hal ini dapat menyebabkan daun dan ranting di hutan serta lahan menjadi kering dan mudah terbakar.
Diyan Novrida mengimbau seluruh pihak untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan.
Sebanyak 34 titik panas ini mengalami peningkatan ketimbang hari sebelumnya (26/1) yang tercatat 19 titik dan tersebar pada tiga kabupaten. Yakni Paser, Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Sedangkan 34 titik panas yang terpantau hari ini tersebar di lima kabupaten yakni Paser (1), Kutai Barat (1), Kutai Timur (27), Kutai Kartanegara (2), dan Kabupaten Berau (3) titik,” ucapnya.
Rinciannya adalah di Paser berada di Kecamatan Tanjung Harapan, di Kutai Barat berada di Kecamatan Jempang. Keduanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Untuk 27 titik yang terpantau di Kabupaten Kutai Timur. Tersebar pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Sangatta Utara (4) titik, Bengalon (16), Kaubun (6), dan Kecamatan Kongbeng terpantau (1) titik dengan tingkat kepercayaan menengah.
“Di Kutai Kartanegara yang terpantau dua titik berada di Kecamatan Sebulu dan Kembang Janggut. Di Kabupaten Berau yang terdeteksi tiga titik, ketiganya berada di Kecamatan Kelay yang juga memiliki tingkat kepercayaan menengah,” ujarnya.

