Kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Ketika truk bermuatan 10 ton kelapa sawit melintasi jalan utama yang mengalami longsor.
“Di lapangan sudah ada alat berat untuk melakukan perbaikan jalan longsor yang terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 07.00 Wita,” ungkap Budi Santoso Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara di Penajam, Senin (29/1).
Selanjutnya, Tim Kementerian PUPR bersama Satgas Percepatan Pembangunan IKN melakukan evaluasi dan sejumlah proses perbaikan jalan tersebut.
“Bersama instansi terkait juga membahas rekayasa lalu lintas. Agar arus kendaraan lancar selama perbaikan jalan longsor itu,” tambahnya.
Pekerjaan perbaikan jalan longsor akses menuju IKN dilakukan secara maksimal dengan target penyelesaian pada Selasa (30/1).
“Untuk sementara dibuatkan jalan alternatif. Agar arus kendaraan lancar tidak terjadi kemacetan arus lalu lintas,” kata AKP Ning Tyas Widyas Mita Kasat Lantas Polres PPU.
Setelah perbaikan sementara, saat ini kendaraan ukuran besar sudah bisa melintasi jalan utama. Dengan sejumlah rekayasa lalu lintas agar tidak menghambat pengiriman logistik dan material pembangunan Kota Nusantara.
“Truk bertonase besar pengangkut material dan logistik pembangunan IKN sudah bisa melintas menuju area pembangunan,” ujarnya.
Satlantas Polres PPU memberikan imbauan kepada pengendara kendaraan ukuran besar untuk berhati-hati saat melalui jalan yang masih dalam proses perbaikan itu.

