“Rincian penyaluran jagung pakan ternak sebanyak itu adalah di Samarinda sebanyak 1.687 ton. Dan di Kutai Kartanegara sebanyak 828 ton,” ujar Maradona Singal Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda di Samarinda, Rabu (31/1/2024).
Hal ini untuk mengatasi inflasi yang disebabkan kenaikan harga telur dan daging ayam. Sehingga melalui program SPHP ini, maka akan dapat memperoleh harga pakan ternak yang murah. Selanjutnya harga telur dan daging ayam bisa kembali normal.
Tugas Bapanas memantapkan stabilitas pasokan dan harga pangan, mengentaskan kerawanan pangan dan gizi, menjamin keamanan dan mutu pangan segar, mengoptimalkan pemanfaatan pangan dan gizi yang berkualitas untuk hidup sehat, aktif dan produktif.
Dari empat tugas tersebut, salah satunya memantapkan stabilitas pasokan dan harga pangan. Sehingga melalui penyaluran jagung pakan ternak ini, maka harga telur dan unggas bisa terkendali.
“Sebagian jagung tersebut sudah kami salurkan ke penerima. Yakni per Selasa kemarin sudah kami salurkan sebanyak 156,74 ton. Sedangkan selebihnya akan terus kami salurkan secara bertahap,” kata Maradona.
Distribusi jagung sebanyak ini kepada peternak melalui perwakilan kelompok ternak unggas. Yakni DPW Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Provinsi Kaltim yang diketuai oleh Zamroni Yusro.
Distribusi pakan ternak program SPHP ini masuk dalam penyaluran cadangan jagung pemerintah (CJB) untuk pemenuhan kebutuhan pakan di tingkat peternakan ayam layer di Kaltim.
“Penerima jagung untuk pakan ternak ini diwakili oleh Peterson Mollet di Samarinda sebanyak 1.687 ton. Kemudian untuk peternak layer di Kabupaten Kutai Kartanegara oleh Eddy Effendi dengan kebutuhan sebanyak 828 ton,” katanya.

