Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home ยป RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Stop Pelayanan untuk Warga Kabupaten
Kesehatan

RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Stop Pelayanan untuk Warga Kabupaten

Keputusan Pemkot sebagai respons terhadap piutang pemerintah kabupaten yang mencapai Rp13.017.745.931 sejak tahun 2021 hingga Desember 2023
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah1 Februari 2024012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya (
RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tasikmalaya – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya memutuskan untuk menghentikan pelayanan kesehatan bagi warga Kabupaten Tasikmalaya mulai 31 Januari 2024.

Keputusan ini dipicu oleh krisis keuangan yang melibatkan piutang pemerintah kabupaten atas penjaminan biaya pelayanan kesehatan melalui program Jamkesmas dan Jamkesda. Warga kabupaten kini harus membayar biaya kesehatan secara mandiri.

Pemkot Tasikmalaya memutuskan langkah ini sebagai respons terhadap piutang pemerintah kabupaten yang mencapai Rp13.017.745.931 sejak tahun 2021 hingga Desember 2023.

Meskipun telah berupaya memberikan kesempatan untuk pembayaran, hingga kini belum ada rencana pembayaran yang diajukan oleh pemerintah kabupaten.

Berlakunya keputusan ini setelah sebelumnya pada 25 januari 2024, Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah bersama Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya melakukan pembahasan.

Keputusan ini mendapatkan perhatian dari sejumlah warga terutama di Kabupaten Tasikmalaya. Ikin Sodikin, warga Karangnunggal, menyatakan keberatannya terhadap kebijakan ini.

“Saya sangat keberatan jika warga kabupaten harus diberlakukan pasien umum karena biaya kesehatan akan sangat mahal,” ujarnya.

Reni Suryana, warga Cipatujah, mengekspresikan ketidaktaahuannya terkait piutang pemerintah kabupaten ke RSUD.

“Kita kan hanya masyarakat, jadi tidak tahu ada piutang. Tolonglah, jangan sampai berdampak kepada warga,” kata Reni, yang saat ini sedang mengobati orang tuanya di RSUD.

Ia meminta baik pemkab pemkot bisa menyelesaikan persoalan. Jangan sampai orang kecil sepertinya menjadi terbebani.

Pemerintah Kota dan Kabupaten diharapkan segera menemukan solusi untuk menyelesaikan ketidaksepakatan finansial dan memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Cheka Virgowansyah DPRD Kota Tasikmalaya Kabar Tasikmalaya Pemkot Tasikmalaya RSUD dr. Soekardjo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article11.795 WBP Kaltim dan Kaltara Ikuti Pemilu 2024
Next Article BUMD PT SKS Jadi Ujung Tombak Bisnis dan Sumber PAD Kaltim

Related Posts

UT Bandung Meriahkan Edufair 2025 SMKN 2 Tasikmalaya

4 Februari 2025

Waspada Leptospirosis di Musim Hujan

17 Januari 2025

RSUD Sepaku Meningkatkan Fasilitas Jelang Kepindahan IKN

25 Februari 2024
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.