Penajam Paser Utara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sepaku, di Desa Sukaraja, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU),
Kalimantan Timur, mengalami peningkatan Faslitas seiring dengan keberadaan ibu kota negara (IKN) Nusantara.
“Proyek peningkatan fasilitas RSUD Sepaku di kawasan IKN itu dalam proses perampingan dokumen persyaratan lelang,” ucap Jensje Grace Makisurat, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, Minggu (25/2/2024)Dinkes PPU menargetkan pekan ini mengajukan proses lelang proyek pembangunan peningkatan fasilitas RSUD Sepaku kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk diproses lelangnya.
Menurutnya, peningkatan fasilitas itu berupa pembangunan gedung empat lantai. Untuk penambahan ruang rawat inap dan ruang pusat pelayanan pasien khusus mengalami trauma atau kecelakaan kerja.
Kemudian, penambahan ruang instalasi rawat insentif (Intensive Care Unit/ICU), dan instalasi gawat darurat (IGD). serta ruang perawatan intensif khusus untuk merawat bayi (Neonatal Intensive Care Unit/NICU), dan ruang perawatan insentif khusus untuk anak-anak (Pediatric Intensive Care Unit/PICU).
Ia menambahkan, NICU dan PICU memerlukan pengobatan dan perawatan khusus. Guna mencegah serta mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.
“Setelah gedung empat lantai selesai, selanjutnya ruang rawat inap kelas III, II, I hingga kelas VVIP,” katanya.
“Dana pengerjaan bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” sambungnya.
Selanjutnya, pada tahun ini pihaknya mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp72 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan gedung empat lantai peningkatan fasilitas RSUD.
Status RSUD Sepaku meningkat menjadi rumah sakit tipe C serta menjadi rumah sakit trauma senter di Kota Nusantara.