Tasikmalaya – Pembina Putri Pramuka Pesantren Khalifa Tasikmalaya Lina Marlina menghadiri APR Workshop of Branding Strategy and Management yang diadakan di Bangkok, Thailand, pada 3-7 Juni 2024.
Acara ini diselenggarakan oleh Asia-Pacific Region (APR) WOSM dan dihadiri oleh peserta serta pimpinan National Scout Organizations (NSO) dari 34 negara anggota dan 6 negara peninjau.
Presentasi “Scouting 5.0 Boarding Program”
Lina Marlina peserta KML Mandiri 2024 mewakili Gerakan Pramuka Indonesia dan Kwarcab Tasakan melakukan presentasi pada hari pertama dengan topik “Scouting 5.0 Boarding Program,” sebuah praktek terbaik yang diterapkan di Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya.
Program ini diakui sebagai inovasi yang menggabungkan nilai-nilai kepramukaan dengan pendidikan berbasis pesantren, memberikan pengalaman komprehensif kepada para santri.
“Kesempatan ini sangat berharga bagi saya dan Gerakan Pramuka Indonesia untuk berbagi dan belajar dari pengalaman pramuka di negara lain,” ujar Lina Marlina.
“Semoga presentasi ini bisa memberikan inspirasi bagi pengembangan program kepramukaan di tingkat internasional,” sambungnya.
Agenda perjalanan mencakup dua negara, Malaysia dan Thailand:
1-2 Juni: penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju KLIA, dengan pertemuan bersama KBRI di Kuala Lumpur untuk membahas program kerjasama.
2-3: Juni perjalanan darat dari Kuala Lumpur ke Bangkok, 3 Juni: Check-in ke lokasi workshop dan pertemuan pemimpin serta delegasi. 4-7 Juni pelaksanaan APR Workshop 2024.
8-9 Juni: Check-out dari Thailand dan kembali ke Kuala Lumpur.
10 Juni: Pertemuan dengan wali santri Pesantren Pramuka Khalifa asal Malaysia.
11 Juni: Pertemuan dengan Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) terkait kerja sama inisiasi Sanggar Belajar Inklusif.
12 Juni: Kembali ke Indonesia.
Peningkatan Branding dan Manajemen Pramuka
Lina Marlina menyampaikan terima kasih atas dukungan dan rekomendasi Ketua Kwarcab Tasikmalaya, atensi Kwarda Jawa Barat, serta endorsement dari Kwarnas Gerakan Pramuka.
Ia juga meminta doa agar perjalanan ini bermanfaat dan bernilai ibadah kepada Allah SWT.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi Gerakan Pramuka Indonesia dan berkontribusi dalam meningkatkan kerjasama internasional,” harap Lina Marlina.
Acara ini diharapkan dapat memperkuat branding dan strategi manajemen pramuka di tingkat regional. Sekaligus menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman antara negara anggota APR.
Lina Marlina berharap, hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan di Indonesia. Terutama dalam memperkuat program-program kepramukaan yang ada.

