Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home » Waspada Leptospirosis di Musim Hujan
Kesehatan

Waspada Leptospirosis di Musim Hujan

Penyakit yang disebabkan bakteri Leptospira ini ditularkan melalui urine tikus yang terinfeksi
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah17 Januari 2025012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Leptospirosis
Ilustrasi genangan banjir di salah satu ruas jalan Samarinda (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman penyakit leptospirosis, terutama pada musim penghujan seperti saat ini.

Penyakit yang disebabkan bakteri Leptospira ini ditularkan melalui urine tikus yang terinfeksi, menimbulkan risiko serius jika tidak segera ditangani.

“Bakteri Leptospira dapat masuk ke tubuh melalui kulit yang lecet atau selaput lendir saat bersentuhan dengan air, tanah, atau lumpur yang terkontaminasi urine tikus,” ungkap Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin.

Jaya menjelaskan, genangan air yang sering terjadi di musim hujan menjadi tempat berkembang biaknya tikus, meningkatkan potensi penyebaran bakteri ini. Kondisi ini menjadikan leptospirosis sebagai ancaman kesehatan yang serius, khususnya bagi kelompok masyarakat tertentu seperti petani, peternak, pekerja kebersihan, dan individu yang sering beraktivitas di lingkungan basah atau tergenang air.

Gejala leptospirosis kerap disalahartikan sebagai penyakit lain seperti demam berdarah atau influenza. “Gejala yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi mendadak di atas 38 derajat Celcius, sakit kepala hebat, nyeri otot terutama di betis, mata merah, lemas, serta kulit dan mata menguning (ikterus),” jelas Jaya.

Gejala ini, lanjutnya, biasanya muncul dalam rentang waktu dua hingga 30 hari setelah paparan bakteri. Jika tidak ditangani, leptospirosis dapat memicu komplikasi berbahaya seperti kerusakan ginjal, hati, hingga kematian.

Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa langkah pencegahan. Masyarakat diminta untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan sepatu boot saat bekerja di lingkungan yang berpotensi terkontaminasi urine tikus.

Kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar rumah, terutama setelah kontak dengan tanah atau air, menghindari bermain atau berenang di air yang tergenang, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pemberantasan sarang tikus di sekitar tempat tinggal, serta memastikan makanan dan minuman terlindungi dari tikus.

Masyarakat yang mengalami gejala mencurigakan diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Berita Kaltim Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Leptospira
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAgusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
Next Article Tari Kecak di Uluwatu: Pesona Budaya Bali di Atas Tebing

Related Posts

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

12 Agustus 2025

DPRD Kaltim Siap Kawal Implementasi Program Gratispol

22 April 2025

Pemkab PPU Genjot PPB, P2 dan BPHTB

17 Februari 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.