Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home » Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
Pendidikan

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Pembentukan SDM unggul hanya dapat diwujudkan melalui sistem pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah8 Januari 202501563 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Pendidikan
Anggota DPRD Kaltim Komisi IV Agusriansyah Ridwan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul hanya dapat diwujudkan melalui sistem pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

“Pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, harus fokus pada upaya membangun pendidikan berkualitas. Ini merupakan investasi utama untuk menyiapkan generasi emas Indonesia,” ujar Agusriansyah, Rabu (8/1/2025).

Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masih Jauh dari Harapan

Anggita Komisi IV ini mengungkapkan bahwa kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan di Kalimantan Timur masih menjadi persoalan serius, terutama di wilayah terluar dan terpencil. Menurutnya, upaya perbaikan kesejahteraan harus jadi prioritas, khususnya bagi tenaga pendidik di jenjang SMA/SMK sederajat.

“Mereka berjuang keras mendidik anak bangsa, tetapi kesejahteraannya belum terpenuhi dengan baik. Ini harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan anggaran pendidikan,” tegasnya.

Sarana Prasarana Pendidikan masih Minim

Selain persoalan kesejahteraan, Agusriansyah juga menyoroti minimnya sarana dan prasarana pendidikan di tingkat SMA/SMK sederajat. Banyak sekolah di Kalimantan Timur yang belum memiliki Ruang Kelas Baru (RKB), laboratorium, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan rumah dinas bagi guru.

Ia memberi contoh, seperti SMAN 1 Sangkulirang yang sudah lama berdiri, tetapi hingga kini masih memiliki bangunan yang tidak representatif. Masih banyak sekolah lain yang menghadapi kondisi serupa. Hal ini jelas tidak mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.

Politisi PKS itu juga menekankan pentingnya mendirikan sekolah baru di wilayah yang jauh dari sekolah eksisting, terutama di daerah yang sudah memiliki lulusan SMP sederajat tetapi belum ada sekolah lanjutan.

Menghadapi Bonus Demografi

Menghadapi bonus demografi pada tahun 2030, Agusriansyah menilai generasi muda Kalimantan Timur harus dipersiapkan dengan matang. Generasi produktif harus memiliki kualitas iman dan takwa, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta daya saing tinggi.

“Target waktu harus ditetapkan agar persoalan ini terselesaikan. Generasi muda di Kaltim harus memiliki ruang pengabdian yang tersedia dan berkualitas,” tambahnya.

Agusriansyah berkomitmen untuk terus memperjuangkan pendidikan berkualitas, kesejahteraan tenaga pendidik, dan sarana-prasarana yang memadai.

Ia berharap kebijakan anggaran pendidikan di Kalimantan Timur dapat menjadi solusi nyata untuk menghadirkan pendidikan berkeadilan.

Kondisi Pendidikan di Kaltim

Sebagai informasi berdasarkan data, total terdapat 489 sekolah yang terdiri dari 244 sekolah negeri dan 245 sekolah swasta. Namun, distribusi sekolah ini tidak merata. Kabupaten Mahakam Ulu, misalnya, hanya memiliki 10 sekolah, jauh lebih sedikit dibandingkan Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang masing-masing memiliki 103 dan 104 sekolah.

Selain itu, angka harapan lama sekolah di Kaltim terus meningkat dari 13,81 tahun pada 2021 menjadi 14,02 tahun pada 2023. Meskipun demikian, beberapa wilayah, terutama daerah terpencil, masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Agusriansyah Ridwan DPRD Kaltim Indonesia Emas 2045 Pendidikan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKeluhan Pungutan di SMAN 1 Bontang, Disdikbud Kaltim Siap Tindak Lanjuti
Next Article Waspada Leptospirosis di Musim Hujan

Related Posts

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

12 Agustus 2025

Harkopnas ke-78, Firnadi: Koperasi Simbol Perjuangan Umat

12 Juli 2025

LSPR Cetak Jurnalis Muda Berkualitas Lewat UKW Banten

24 Mei 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.