Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home » Akmal Malik Minta BPP Perkuat Sektor Ketahanan Pangan
Nasional

Akmal Malik Minta BPP Perkuat Sektor Ketahanan Pangan

Saat ini Kaltim telah memiliki sebanyak 85 BPP yang tersebar di kabupaten dan kota
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah27 Februari 2024012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
BPP
Akmal Malik Pj Gubernur Kaltim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Balikpapan – Pj Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan peran Badan Penyuluh Pertanian (BPP) dalam pengembangan sektor tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan daerah.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pembangunan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura se-Kaltim Tahun 2024 dan Forum Perangkat Daerah di Balikpapan, Senin (27/2/2024).

“Kita punya visi Kaltim Berani untuk Berdaulat yang artinya minimal kita harus berdaulat tentang ketahanan pangan,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini Kaltim telah memiliki sebanyak 85 BPP yang tersebar di kabupaten dan kota di daerah itu.

“Andai masing masing BPP bisa menanam 5 hektare cabai atau sayur. Maka kita bisa mengurangi ketergantungan dari Sulawesi,” katanya.

Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan instansi terkait harus segera membuat program untuk memproduksi pangan dan jangan hanya sibuk persoalan distribusi.

“Karena kalau tersendat itu biasa akan menyebabkan terjadi inflasi,” katanya.

Kemudian, Akmal mengingatkan kepada instansi pertanian untuk tidak hanya fokus menanam padi. Tetapi harus bisa mentransformasi ke pangan lain, seperti jagung atau singkong.

“Dua komoditi itu sampai sejauh ini juga dikirim dari Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya pemanfaatan 85 BPP. Agar memulai melakukan kegiatan penanaman.

“BPP harus memulai dulu agar menjadi contoh, sekaligus penggerak,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana mengatakan rakor bertujuan mengevaluasi kinerja dinas/instansi yang membidangi pertanian, tanaman pangan, dan hortikultura.

Selain itu, banyak persoalan yang harus dicarikan solusi dengan kabupaten dan kota terkait pembangunan dan pengembangan sektor pertanian.

“Karena dari data lima tahun terakhir, kegiatan ketahanan pangan mengalami penurunan,” ucapnya.

Akmal Malik Badan Penyuluh Pertanian Berita Kaltim Ketahanan Pangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article181 Titik Panas di Kaltim, BMKG Serukan Kewaspadaan
Next Article AHY Serahkan 30 Sertifikat Tanah Door to Door di Samarinda

Related Posts

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

20 Agustus 2025

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

12 Agustus 2025

DPRD Kaltim Siap Kawal Implementasi Program Gratispol

22 April 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.