Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home ยป Cegah DBD, Dinkes PPU Giatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk
Kesehatan

Cegah DBD, Dinkes PPU Giatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Dinkes mencatat sebanyak 109 kasus DBD di wilayah kabupaten sejak awal tahun
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah26 Januari 2024012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Dinkes PPU
Jensje Grace Makisurat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Penajam Paser Utara – Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (Dinkes PPU) Kalimantan Timur giatkan pencegahan lonjakan penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan fokus pada pemberantasan sarang nyamuk.

“Kami gandeng lintas sektoral melakukan gotong royong membersihkan lingkungan. Warga ditekankan agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Jensje Grace Makisurat, Jumat (26/1/2024).

Selain penyuluhan pencegahan DBD, Dinkes PPU tingkatkan penggunaan insektisida dan mendistribusikan Abate untuk menghentikan perkembangbiakan nyamuk pembawa virus dengue.

Dinkes mencatat sebanyak 109 kasus DBD di wilayah kabupaten sejak awal tahun.

Menurutnya, kasus DBD tersebar di wilayah Kecamatan Penajam (28), Kecamatan Waru (12), Kecamatan Babulu (51), dan Kecamatan Sepaku (18).

“Hingga saat ini tidak ada kasus DBD yang sampai menyebabkan kematian di wilayah PPU,” ucapnya.

Selanjutnya, upaya pemberantasan sarang nyamuk dengan pendekatan 3M Plus sebagai cara yang efektif untuk mencegah penularan DBD.

3M yaitu menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air. Serta memanfaatkan kembali dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk.

Selebihnya berupa upaya pencegahan tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk.

Kemudian memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, gotong royong membersihkan lingkungan, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar, serta menanam tanaman pengusir nyamuk.

3M Plus Berita Kaltim DBD Dinkes PPU Jensje Grace Makisurat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePLN Gandeng Kejari Balikpapan Sukseskan Infrastuktur Listrik
Next Article Dinkes Balikpapan Laporkan 317 Kasus Positif HIV dari 20 Ribu Orang

Related Posts

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

12 Agustus 2025

DPRD Kaltim Siap Kawal Implementasi Program Gratispol

22 April 2025

Pemkab PPU Genjot PPB, P2 dan BPHTB

17 Februari 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.