Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home » Dinkes Balikpapan Laporkan 317 Kasus Positif HIV dari 20 Ribu Orang
Daerah

Dinkes Balikpapan Laporkan 317 Kasus Positif HIV dari 20 Ribu Orang

Mayoritas pengidap HIV berada dalam rentang usia produktif 25 hingga 49 tahun dan didominasi oleh laki-laki
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah27 Januari 2024012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Dinkes Kota Balikpapan
Ketua tim kerja pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dewa Gede Dony Lesmana, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Balikpapan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan berhasil mengeksekusi screening Human Immunodeficiency Virus (HIV) untuk 20 ribu orang sepanjang 2023.

“Dari hasil screening itu kami temukan ada 317 orang yang positif HIV,” kata Dewa Gede Dony Lesmana Ketua tim kerja pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinkes Kota Balikpapan, Jumat (26/1/2024).

Menurutnya, jumlah tersebut menurun sebanyak 21 kasus, jika dibandingkan penderita tahun 2022 sebanyak 338 kasus.

“Ini berdasarkan data kami dari Dinkes Balikpapan,” ucapnya.

Selanjutnya, mayoritas pengidap HIV berada dalam rentang usia produktif 25 hingga 49 tahun dan didominasi oleh laki-laki. Dony menekankan bahwa pasien tidak hanya berasal dari Balikpapan.

“Mereka warga luar, tapi tes di Balikpapan, ada yang dari Kabupaten Penajam, dan beberapa kota lainnya,” tuturnya.

Dony menjelaskan, pengidap HIV  biasanya disebabkan berbagai faktor, seperti seks antar sesama jenis, pekerja seks, kemudian transgender, dan lain sebagainya.

Adapun upaya pencegahan penyakit menular itu dilakukan Dinkes secara menyeluruh dengan harapan dapat memutus rantai penularan.

Lebih lanjut, Dony menuturkan upaya pencegahan, pertama menggencarkan tes. Jadi jika ada terkonfirmasi positif , maka langsung dilakukan penanganan dengan penggunaan alat kontrasepsi sebagai langkah pencegahan.

Kedua, Dinkes Balikpapan menambah layanan khusus HIV. Jika di runtut 2021 hanya memiliki tiga layanan, kini sudah ada 23 layanan atau bertambah 20 layanan.

“Artinya mereka bisa berobat di Puskesmas, bisa di rumah sakit, bisa di swasta dan negeri,” tutupnya.

Berita Kaltim Dewa Gede Dony Lesmana Dinkes Kota Balikpapan HIV
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCegah DBD, Dinkes PPU Giatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk
Next Article Menjelang Pemilu 2024, Kejari Samarinda Siap Jaga Netralitas

Related Posts

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

12 Agustus 2025

BK DPRD Kaltim Segera Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik

8 Mei 2025

DPRD Kaltim Siap Kawal Implementasi Program Gratispol

22 April 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.