Close Menu
aiera.idaiera.id
  • Beranda
  • Berita
  • Politik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Lifestyle

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Buku: Inspirasi 72 Games

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Terasa hingga Purwakarta

Soal Status Kampung Sidrap, Agusriansyah Tekankan Netralitas Pemprov Kaltim

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
aiera.idaiera.id
Subscribe Now
aiera.idaiera.id
You are at:Home » Kemendikdasmen Rilis Naskah Akademik Coding dan AI di Sekolah
Pendidikan

Kemendikdasmen Rilis Naskah Akademik Coding dan AI di Sekolah

Naskah akademik pembelajaran coding dan kecerdasan buatan resmi dirilis sebagai langkah awal implementasi kurikulum baru.
Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah15 Maret 2025012 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Naskah Akademik Coding dan AI
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis Naskah Akademik Coding dan AI (Kecerdasan Artifisial) untuk jenjang SD hingga SMA. Dokumen ini menjadi acuan dalam penerapan mata pelajaran coding dan AI yang dijadwalkan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengonfirmasi naskah akademik yang telah beredar di publik adalah dokumen resmi. Ia menjelaskan dokumen tersebut masih menunggu harmonisasi peraturan menteri dari Kementerian Hukum sebelum dapat dijadikan dasar kebijakan secara penuh.

“Sudah selesai semua, sudah saya paraf, tinggal menunggu harmonisasi peraturan menteri dari Kementerian Hukum,” ujar Mu’ti saat menghadiri acara di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Kamis (13/3/2025).

Dalam dokumen tersebut, mata pelajaran coding dan AI akan menjadi pilihan, bukan mata pelajaran wajib. Implementasinya akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing sekolah.

“Tahun ajaran baru nanti kita terapkan, tetapi sifatnya pilihan, bukan wajib. Hanya sekolah yang siap yang akan menyelenggarakannya,” tambah Mu’ti.

Naskah akademik yang diunggah melalui laman Sistem Informasi Kurikulum Nasional Kemendikdasmen mencakup berbagai aspek, seperti konsep dasar coding dan AI, cakupan materi, durasi pembelajaran, serta kompetensi yang harus dimiliki guru pengampu.

Pada jenjang SD, pembelajaran coding akan berfokus pada pemecahan masalah sederhana menggunakan alat bantu visual dan logika dasar pemrograman. Sementara di tingkat SMP, siswa mulai diajarkan menulis program berbasis simbol dan mengembangkan produk digital sederhana. Di tingkat SMA, materi semakin kompleks, mencakup pemrograman berbasis teks, pengembangan simulasi, serta penciptaan produk digital yang lebih maju.

Untuk mata pelajaran AI, siswa SD akan dikenalkan pada dampak AI dalam kehidupan sehari-hari serta cara penggunaannya secara etis. Sementara di jenjang SMP, siswa akan diajarkan tentang dampak AI dalam masyarakat dan permasalahan dalam pengembangannya. Di tingkat SMA, pembelajaran mencakup prompt engineering, analisis dampak AI terhadap dunia kerja, serta pengembangan model AI sederhana.

Setiap jenjang pendidikan memiliki durasi pembelajaran yang berbeda. SD dan SMP mendapatkan alokasi dua jam pelajaran per minggu, sementara di SMA, kelas 10 mendapat dua jam, sedangkan kelas 11 dan 12 mendapat empat jam pelajaran per minggu.

Dengan adanya kurikulum ini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat lebih siap menghadapi era digital. Meski demikian, tantangan seperti kesiapan tenaga pengajar dan infrastruktur sekolah masih menjadi perhatian utama dalam implementasi kebijakan ini.

Abdul Mu'ti Coding dan AI Kemendikdasmen Kurikulum Baru 2026 Pendidikan Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFraksi PKS DPRD Kaltim Gelar Hari Aspirasi Perdana
Next Article Penggunaan AI di Indonesia Melonjak, Pekerja Semakin Terbantu

Related Posts

LSPR Cetak Jurnalis Muda Berkualitas Lewat UKW Banten

24 Mei 2025

LPPM Politeknik Triguna Gelar Workshop Transformasi Tugas Akhir ke Jurnal Ilmiah

25 Februari 2025

UT Bandung Meriahkan Edufair 2025 SMKN 2 Tasikmalaya

4 Februari 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Agusriansyah: Pendidikan Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

8 Januari 2025156 Views

Subandi: 357 Samarinda Bukti Ketangguhan Masyarakat

22 Januari 202519 Views

Fraksi PKS DPRD Kaltim Bagikan THR dan Parcel Lebaran

28 Maret 202516 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
© 2026 | AIera.id by Dexpert, Inc.
PT Arti Intel Era
  • About Us
  • Katalog
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.