Sekda mengatakan pelaksanaan MTQ ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk publikasi terkait logo MTQ Nasional XXX 2024.
“Kita sudah sayembarakan logo MTQ dan sudah ada pemenangnya,” sebutnya.
Lanjutnya, Logo ersebut akan digunakan untuk MTQ Nasional XXX di Kaltim. Seperti spanduk dan baliho dengan atribut-atribut yang lain dengan tata caranya penggunaannya.
Ketua Umum LPTQ Kaltim itu mengungkapkan Kaltim menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2024 berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia.
“Memang awalnya kita mengusulkan tahun 2026, bertepatan 50 tahun setelah Kaltim menjadi tuan rumah pada 1976. Tapi pemerintah pusat mempercepat pada tahun ini. Ini menjadi spesial karena tuan rumahnya nanti akan bersama Otorita IKN,” jelasnya.
MTQ 2024 akan dilaksanakan pada 2 – 12 September 2024 di Samarinda dan di IKN. Untuk ekspos nasional akan berlangsung pada 2 – 7 Juli 2024.
“Artinya, ada waktu bagi kita untuk mempersiapkan MTQ. Sebab, kita tidak mungkin menunggu Juli baru mempersiapkannya sampai final,” ucapnya.
Untuk tagline MTQ 2024 yakni “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara”.
Maka itu, Sekda meminta semua mempersiapkan dengan baik. Karena sejak akhir tahun lalu sudah ada representasi dari provinsi lain di tanah air yang datang ke Kaltim.
“Mereka sudah meninjau lokasi venue, LO dan akomodasinya,” paparnya.
Rapat tersebut, turut hadir kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, perwakilan Pemkot Samarinda dan Pemkot Balikpapan, perwakilan perguruan tinggi serta instansi terkait lainnya.

