Samarinda – Ribuan pengunjung berbondong-bondong berburu buku gratis bertema keislaman dalam Expo Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXX di Samarinda, Kalimantan Timur, pada hari ketiga acara.
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) membagikan sekitar 4.000 buku yang hampir habis.
“Stan kami menyediakan sekitar 4.000 eksemplar buku yang hampir habis dibagikan,” ujar Nur Rahmawati, Kepala Sub Direktorat Kepustakaan Islam Kemenag, di stan Ditjen Bimas Islam Kemenag, Selasa (12/9/2023).
Nur Rahmawati menambahkan, minat pengunjung terhadap buku-buku ini sangat tinggi. Beberapa buku yang paling diminati antara lain 9 Jam Faham Bahasa Arab Al Quran, Ensiklopedia Seni Budaya Islam di Nusantara, hingga Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam.
“Konsep pembagian buku gratis ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keislaman di masyarakat,” ungkapnya.
Buku-buku tersebut, kata dia, tidak hanya untuk dibaca pribadi, tetapi juga untuk mendukung perpustakaan masjid.
“Kami ingin membina dan mengembangkan literasi, khususnya di perpustakaan masjid. Buku-buku ini diadakan untuk mendukung pembinaan paham keagamaan dan pengembangan literasi di kalangan masyarakat,” jelas Nur.
Tak hanya buku, stan Ditjen Bimas Islam Kemenag juga menarik perhatian pengunjung dengan cenderamata dan acara menarik lainnya.
Salah satu kegiatan yang paling ditunggu adalah talk show bedah buku 9 Jam Faham Bahasa Arab yang dibawakan langsung penulisnya, Adib Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag.
Hanafi, salah satu pengunjung, mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan buku-buku keislaman dalam acara tersebut.
“Buku-buku ini tentu bisa menambah wawasan serta referensi guna menambah keilmuan agama, terutama sejarah Islam yang ada di Nusantara,” ungkapnya sembari memegang buku tentang sejarah kebudayaan Islam.
Expo MTQN XXX yang berlangsung di Convention Hall Sempaja, Samarinda, ini menampilkan lebih dari 200 peserta pameran dari berbagai daerah.

